Home / Wisata Alam  / Agrowisata  / Bumi Rurukan Tomohon Panorama Selaksa Bunga

Bumi Rurukan Tomohon Panorama Selaksa Bunga

Bumi Rurukan Tomohon

Di postingan ini kami akan bahas mengenai bumi rurukan tomohon panorama selaksa bunga. Kabut turun perlahan, menyisakan jejak-jejak basah pada dedaunan. Aroma embun tercium, membuat jutaan bunga hias menengadah menampakkan pesonanya. Bilah-bilah sinar mentari bertemu di antara ruas ranting cemara. Denting lonceng gereja terdengar, seperti hendak berucap bahwa Tuhan sedang berkunjung ke tanah Rurukan.

Bumi Rurukan Tomohon

Bumi Rurukan Tohomon

Kehidupan pagi menemui garis awal, tepat saat langkah kaki berpijak di antara rindang dahan. Senyuman terkembang dengan kadar manis yang serupa madu pada hamparan bunga. Udara sejuk Mahawu menjadi kawan perjalanan yang menyenangkan saat derap terdengar menggema ke seantero bumi Rurukan, Tomohon Timur, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Deretan kios bunga hias ini menjadi pemandangan pertama yang dapat dinikmati saat tiba di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Kota yang terletak, di kaki Gunung Lokon dan Mahawu ini menawarkan aneka atraksi wisata yang sayang untuk wisatawan lewatkan. Karena berada di ketinggian kurang lebih 900 – 1100 meter dari permukaan laut, sehingga membuat Tomohon terasa sejuk sepanjang hari.

Tidak heran bila aneka tanaman holtikultura tumbuh subur di kota ini. Bahkan tiap bulan Agustus, diadakan Tomohon International Festival Flower. Hal ini sebagai bentuk syukur dan apresiasi atas potensi alam yang dimiliki Tomohon.

Tomohon sejak dahulu sudah tertulis dalam berbagai catatan sejarah. Salah satu etnografis sekaligus pendeta N. Graffiand menulis tentang Tomohon saat berkunjung ke sana sekitar tahun 1850-an. Graffiand menuliskan kisah perjalanannya menuju kota itu di atas kapal Queen Elisabeth pada tanggal 14 Januari 1864.

Menurut berbagai sumber, Tomohon dalam bahasa Tombulu berasal dari kata “Tou mu’ung”. Tomohon adalah salah satu wilayah yang termasuk dalam etnis Tombulu. Di mana etnis Tombulu merupakan salah satu dari delapan etnis asli Minahasa.

Masih dalam area kota seribu bunga, wisatawan akan mengukir cerita perjalanan yang baru sekaligus tak lekang oleh waktu. Ya, mengunjungi Tomohon tak lengkap rasanya bila tidak singgah ke Agrowisata Bumi Rurukan. Desa seluas 500 m2 ini dikenal akan kekayaan hasil buminya berupa sayur-sayuran dan bunga hias.

Areal hijau dan sejuk seluas ini tentu akan menghasilkan pengayaan batin tersendiri untuk wisatawan yang datang berkunjung. Di samping itu, goresan cahaya matahari terbit akan dapat dinikmati saat wisatawan datang lebih awal ke lokasi tepat saat fajar menyingsing.

Harga Tiket Masuk

Tidak ada tarif tiket masuk yang diberlakukan di destinasi wisata kebun bunga ini. Wisatawan bisa berfoto, bermain-main dan menikmati lanskap perkebunan sayur dan bunga secara gratis. Berbagai penginapan dan restoran juga menyediakan atraksi alam tersebut. Karena bekerja sama dengan warga yang tiap harinya bekerja di ladang sayur dan bunga.

Hal ini tentu membuat wisatawan bisa menikmati keindahan alam dan nikmatnya kuliner Minahasa dalam waktu bersamaan. Kue Semprong, Pisang Paket Sambal Roa dan secangkir kopi dapat menjadi teman sarapan yang menyenangkan saat berkunjung ke Bumi Rurukan. Aroma aren yang berasal dari kue semprong akan membuat wisatawan merasa tenang dan rileks dalam mengawali harinya.

Akses transportasi yang tersedia untuk menuju lokasi Agrowisata Bumi Rurukan ini sangat beragam. Mulai dari bus kota, otto (angkutan umum berupa mobil berwarna biru), taksi, ojek, sampai delman atau dokar. Otto adalah moda transportasi umum yang paling banyak dipakai masyarakat Tomohon dan sekitarnya. Di samping karena tidak merogoh kocek terlalu dalam, rute yang dilalui otto sangat beragam. Bahkan jika beruntung akan diantar hingga ke halaman rumah atau tempat tujuan.

Uniknya lagi, penumpang akan menemukan banyak atraksi menarik dan fasilitas mewah yang disediakan pemilik otto, seperti televisi layar datar dan sound system. Semua fasilitas ini sengaja disediakan untuk menunjang kebutuhan wisatawan dan juga meningkatkan kenyamanan dari para penumpangnya. Bahkan tiap tahunnya, di beberapa kota Sulawesi Utara, diadakan kompetisi hias otto. Ini sebagai bentuk apresiasi terhadap para pengemudi dan pengguna moda transportasi publik ini.

Rute ke Kebun Bunga Rurukan

Bagi wisatawan yang bertolak dari Manado ke wisata kebun bunga ini, bisa menaiki bus jurusan Manado-Tomohon. Bus ini dipatok tarif berkisar Rp 6.000 – Rp 10.000 per orang. Sepanjang perjalanan, para penumpang akan disuguhi pemandangan indah dan menarik di sepanjang jalur trans Manado-Tomohon. Setelah sampai di Terminal Beriman Tomohon, wisatawan bisa menaiki otto jurusan Rurukan yang dipatok tarif sebesar Rp 3.500 untuk sekali jalan.

Jika kesulitan menemukan lokasi kebun bunga Rurukan ini, para wisatawan bisa menanyakannya pada supir otto dan masyarakat sekitar. Biasanya, warga akan merasa senang kalau ada wisatawan yang tidak sungkan bertanya dan berbincang dengan mereka. Keramahan masyarakat Tomohon akan bikin wisatawan merasa betah untuk berlama-lama singgah di kota ini. Terlebih lagi, panorama selaksa bunga yang terhampar di bumi Rurukan ini membuat mata terasa segar.

Tak heran bila lokasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menghadirkan ruang-ruang kontemplatif dalam hidupnya. Bagaimana? tertarik berkunjung ke desa seribu bunga ini akhir pekan nanti?

Sebelum ke kebun bunga Bumi Rurukan Tomohon usahakan Anda dalam keadaan sehat. Untuk menjaga kesehatan selalulah konsumsi produk Synergy WorldWide yang bisa diorder di aplikasi SBiz atau hubungi kami aja.

Sekian informasi terkait dengan Bumi Rurukan Tomohon panorama selaksa bunga, kami harap artikel kali ini berguna untuk Anda. Kami berharap artikel wisata Sulawesi Utara ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Review overview