Home / Wisata Alam  / Kebun Binatang  / Melihat Penangkaran Beruang Madu 100% Edukatif

Melihat Penangkaran Beruang Madu 100% Edukatif

Melihat Penangkaran Beruang Madu

Topik kita sekarang yakni melihat penangkaran beruang madu di Balikpapan, Kalimantan Timur. Salah satu tempat wisata di Balikpapan yaitu Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) di Jalan Soekarno-Hatta Km. 23 Balikpapan. Kawasan hutan seluas 15 hektare ini merupakan rumah bagi hewan langka dan dilingungi yaitu Beruang Madu (Helarctos Malayanus) sekaligus maskot Kota Balikpapan.

Melihat Penangkaran Beruang Madu

Melihat Penangkaran Beruang Madu di Balikpapan

Lokasi penangkaran beruang madu atau KWPLH ini berada di km23, dari arah Balikpapan ke Samarinda. Di sebelah kanan jalan akan terlihat gapura dan tugu dengan gambar beruang madu. Setelah 1 km masuk dari gapura tersebut, pengunjung akan disambut boneka beruang madu berukuran dua meter di pintu masuk KWPLH. Menurut penjaga KWPLH, Beruang Madu adalah jenis beruang terkecil dari beruang lainnya. Berat badannya berkisar 30-65 kg dengan panjang badan yang berkisar 110-120 cm. Meskipun kecil, beruang madu memiliki lidah dan kuku depan yang terpanjang.

Beruang Madu tergolong dalam ordo carnivora, namun berperilaku seperti omnivora seperti manusia. Beruang madu makan beragam makanan termasuk banyak jenis serangga dan buah-buahan. Kadang-kadang pula Beruang madu suka makan bunga.

Sebelum naik tangga untuk melihat beruang madu, pengunjung diberi penjelasan dulu agar tidak memberi makan pada Beruang madu, tidak merokok, tidak berisik dan harus tenang. Beruang madu termasuk satwa yang soliter, mereka tidak hidup dalam kelompok tetapi mencari makanan, berjalan dan bersantai sendirian serta pemalu.

Selalu Waspada saat ke KWLPH

Agar bisa melihat penangkaran beruang madu, pengunjung bisa melihat dari jembatan. Jarak antara jembatan dan lokasi hutan tempat beruang madi dikelilingi kawat berpagar tinggi. Dan juga di atasnya dialiri listrik arus rendah yang hanya mempunyai efek kejut. Hal ini disebabkan beruang madu bisa memanjat sampai puluhan meter dan dikhawatirkan bisa menyeberang jembatan kea rah pengunjung.

Beruang madu akan berkumpul jika diberi makan pada waktu pagi hari pukul 09.00 WITA dan sore hari pukul 16.00 WITA. Pengunjung bisa datang di saat mereka makan, disediakan tempat khusus untuk menonton dengan jarak dan batas yang aman.

Enklosur beruang madu yang ada di KWPLH ini merupakan enklosur kedua di Indonesia, setelah enklosur di Samboja Lestari. Berdiri di lahan seluas 1,3 hektare, namun ini sudah cukup untuk menampung sekitar enam beruang yang ada saat ini. Tidak ada pungutan apa pun untuk menikmati enklosur ini, semua orang berhak melihat salah satu hewan yang dilindungi tersebut.

Di Balikpapan, keberadaan enklosur beruang madu tentunya menjadi salah satu daya tarik karena setiap akhir pekan, pengunjung KWPLH bisa mencapai seribu orang. Setelah puas melihat tingkah polah beruang madu serta mengabadikannya dari dekat, pengunjung bisa mengunjungi Pergola “Pusat Informasi Beruang”.

Tempat ini juga didesain khusus sehingga memudahkan anak-anak dalam memahami jenis-jenis beruang di dunia. Oleh sebab itu, tempat ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai sarana wisata pendidikan keluarga khususnya anak-anak. Di tempat ini pengunjung akan tahu berbagai macam beruang, habitatnya, makanannya dan hal-hal lain yang berkaitan dengan beruang.

Demikian informasi tentang Melihat Penangkaran Beruang Madu, kami harap artikel ini bermanfaat untuk kalian. Kami berharap artikel ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Review overview