Home / Wisata Alam  / Taman dan Hutan  / Taman  / Taman Nasional Teluk Cenderawasih Tempat Wisata sambil Belajar

Taman Nasional Teluk Cenderawasih Tempat Wisata sambil Belajar

Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) merupakan salah satu ekosistem yang sangat indah dengan berbagai tawaran destinasi dalam kawasan Papua ini. Mulai dari terumbu karang, sederetan pantai yang indah, taman mangrove serta hutan tropika yang berada di setiap daratan pulau. Wisata TNTC adalah bagian dari perairan laut terluas di lndonesia yang terdiri dari beberapa daratan dan pesisir pantai. Di tempat ini, para pelancong dapat banyak jenis biota laut di bawah perairan.

Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Berwisata di Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Semenjak diresmikan pada tahun 1993 oleh Kementerian Kehutanan, area Taman Nasional Teluk Cenderawasih selalu ramai oleh datangnya pengunjung. Yang tak hanya dari daerah setempat, tapi juga dari luar kota bahkan mancanegara. Karena wilayah perairannya yang sangat luast, sehingga alam bawah laut Taman Teluk Cendrawasih ini punya keragaman biota laut. Biota laut ini sangat banyak dan tentunya memukau. Tidak hanya kekayaan biota lautnya, di taman ini kekayaan alamnya juga tak kalah mengagumkan.

Banyak kegiatan yang dapat dilakukan di tempat ini, yaitu melakukan petualangan di bawah air untuk dapat melihat spesies ikan dan terumbu karang yang masih alami dan tumbuh subur yang terdiri dari kurang lebih 150 jenis spesies dari 15 famili. Selain itu untuk spesies ikan, kawasan ini menyimpan sekitar 209 jenis ikan di antaranya adalah

  • anemonefish,
  • angelfish,
  • butterflyfish,
  • damselfish,
  • parrotfish,
  • rabbitfish,
  • whale shark, dan
  • spesies ikan unik lainnya.

Tak hanya itu, di lautan lepas teluk Cendrawasih terdapat pula beberapa jenis moluska seperti :

  • keong cowries,
  • keong strombidae,
  • keong kerucut,
  • triton terompe kima raksasa

Dan juga beberapa jenis penyu di antaranya

  • penyu hijau,
  • penyu sisik,
  • penyu lekang, dan
  • penyu belimbing.

Begitu banyak titik penyelaman di Taman Nasional Teluk Cenderawasih yang dapat menikmati kedalaman air laut dengan menggunakan jasa live aboard. Beberapa lokasi penyelaman dan snorkeling di Taman Teluk Cendrawasih adalah Pulau Rumberpon, Nusrowi, Mioswaar dan Roon. Hal yang paling menarik bagi para penyelam adalah keberadaan hiu paus yang terletak di Kwatisore. Pengunjung dapat snorkeling dan menyelam begitu dekat dengan hewan raksasa yang mencapai panjang sekitar 14 meter tersebut.

Menjelajahi Pulau di Kawasan TNTC

Kawasan wisata yang berlokasi di Papua Barat ini juga memberi kesempatan pada pengunjung agar dapat menjelajahi pulau­pulau di sekitarnya untuk menambah kegiatan wisata. Teluk Cendrawasih dengan kawasan taman nasional yang terbilang sangat luas. Teluk ini punya sejumlah pulau yang sangat indah dan menarik buat di eksplorasi dengan menyuguhkan keberagaman atrakasi alam. Seperti :

  • Pulao Yoop yang menjadi lokasi favorit untuk melihat paus dan lumba­lumba.
  • Pulau Roon yang memiliki gereja tua.
  • Pulau Misowaar yang akan memperlihatkan Anda peradaban zaman dahulu melalui tulang belulang rangka beserta berbagai benda bersejarah lainnya.

Selain kegiatan menikmati lautan, di Taman Nasional Teluk Cenderawasih banyak sekali lokasi­lokasi untuk melihat keragaman fauna dan flora dan juga ratusan burung camar yang menghiasi bukit hijau di Taman Teluk Cendrawasih. Keindahan akan matahari tenggelam juga menjadi bagian menarik di kawasan ini. Teluk yang hanya mempunyai area pantai sekitar 0,9% dari keseluruhan total wilayahnya, menjadikannya memiliki panorama yang begitu indah, contohnya adalah Pantai Serui dengan pantai pasir putih, ombak yang tenang dan air yang jernih.

Di Taman Nasional Teluk Cenderawasih juga ada beberapa titik sumber air panas. Salah satunya Tanjung Manggar yang berlokasi di dalam gua dengan kedalaman 100 kaki. Pilihan perjalanan pelengkap lainnya yaitu air terjun dengan airnya yang jernih dan sangat segar. Air terjun ini tersebar di beberapa lokasi, seperti di Pulau Misowaar dan Pulau Roon.

Setelah menjelajah akan keindahan Teluk Cendrawasih, pengunjung juga dapat belajar sejarah dengan adanya pesawat tempur Jepang yang jatuh di laut pada saat Perang Dunia II di Pulau Rumberpon. Selanjutnya, melihat peninggalan kolonial dari abad 18 Di Pulau Yomber, Wasior, Wendesi dan Yoop serta wisata budaya dan melihat gereja tua.

Letak Taman Teluk Cenderawasih

Tempat wisata ini secara administratif berada di dua kabupaten yaitu Wondarna dan Nabire. Taman nasional ini juga jadi pusat penelitian hiu paus (whale shark) yang dilakukan oleh pemerintah bekerjasama dengan LSM dari dalam dan luar negeri. Pengunjung yang ingin berlibur di tempat ini, apababila berangkat dari Jakarta, selanjutnya menuju Jayapura, Honolulu dan Darwin dengan menggunakan pesawat ke Biak.

Setelah sampai di Biak, melanjutkan perjalanan menuju Monokwari atau Nabire. Selanjutnya menaiki longboat dengan waktu kurang lebih lima setengah jam lamanya, terakhir melewati perjalanan darat menggunakan mobil yang akan menempuh waktu kurang lebih tiga jam. Wisata yang ditawarkan banyak kegiatan di dalam air ini, membuat wisatawan disarankan untuk berkunjung pada bulan Mei hingga Oktober, sebab dalam periode tersebut merupakan waktu terbaik dalam kaitannya keindahan alamnya.

Sebelum liburan ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih, usahakan Anda dalam keadaan sehat. Untuk menjaga kesehatan Anda, konsumsilah selalu produk Synergy WorldWide yang bisa diorder di aplikasi SBiz atau hubungi kami aja.

Demikian informasi seputar Taman Nasional Teluk Cenderawasih Tempat Wisata sambil Belajar, kami harap postingan kali ini membantu Anda. Tolong postingan Taman Teluk Cenderawasih ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Review overview