Pada kesempatan ini kami akan jelaskan mengenai keistimewaan Kopi Mandheling telah menjelajah dunia. Persebaran kopi di Indonesia sangat meluas, dengan keberagaman yang tentu menjadi ciri khas dari masing-masing. Sumatera Utara (Sumut) dikenal dengan kopi Mandheling yang populer sejak zaman lampau. Tak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, kopi Mandheling ini juga telah melanglang buana hingga ke beberapa negara di dunia. Kopi mandheling akan lebih sempurna bila dinikmati langsung di daerah asal si biji hitam.

Keistimewaan Kopi Mandheling

Keistimewaan Kopi Mandheling Telah Menjelajah Dunia

Memopulerkan kopi Indonesia ke dunia dapat dilakukan melalui kebijakan pemerintah dengan melakukan promosi kopi lokal ke berbagai negara seperti Saudi Arabia, Jepang, Amerika Serikat, dan Jerman. Di samping kopi grade 1, Mandheling juga menghasilkan kopi luwak serta speciality coffee.

Sebagian besar kopi luwak Mandheling berasal dari kopi luwak liar dengan persedian yang terbatas. Varian kopi Mandheling ini sangat istimewa dan tidak dapat ditemukan pada varian kopi lainnya. Keistimewaan kopi Mandheling ini seperti :

  • mempunyai cita rasa yang kuat,
  • tingkat keasaman medium,
  • cita rasa floral, dan
  • punya after taste yang tidak ada di varian kopi lainnya.

Keberadaan kopi Mandheling mulai dikenal sejak abad 18 yang berasal dari Bumi Mandailing. Pada masa kejayaannya, pemasaran dilakukan oleh pengusaha-pengusaha mancanegara, misalnya dari Francis, Belanda, Inggris dan negara lainnya. Pengusaha ini melakukan perjalanan laut dengan membawa kopi ini dikenal oleh penggemar dunia. Sebelum perang dunia kedua, kopi ini telah diekspor ke negara-negara Eropa dan Amerika yang kemudian dikenal dengan nama Mandhelling Coffee.

Penanaman yang dilakukan pertama kali di masa penjajahan Belanda, menggunakan sistem kultur. Dalam perkembangannya, masyarakat Mandailing Julu tepatnya di Desa Simpang Banyak Julu Kecamatan Ulupungkut mulai melestarikan komoditi Kopi Mandheling jenis Arabika dengan membuka lahan perkebunan kopi. Kemudian juga menanam kopi robusta, tapi tidak terlalu disukai oleh konsumen.

Keistimewaan kopi Mandheling yang berasal dari Sumatera Utara ini adalah proses pengolahannya, yaitu dengan semi wash atau dikenal dengan giling basah. Apabila kopi di negara lain biasanya dikuliti lalu, difermentasi, dikeringkan secara penuh, kemudian dikupas.

Untuk kopi Mandheling melalui proses dikuliti, difermentasi, dikeringkan tidak secara penuh, dikupas, dan dikeringkan lagi. Perbedaan perlakuan ini menjadikan kopi Mandheling memiliki cita rasa dan tingkat keasaman yang rendah, serta kekentalan kopinya yang lebih tinggi.

Awal Mula Kopi Mandheling

Keistimewaan kopi Mandheling berawal dari pemerintah kolonial Belanda yang membawa salah satu dari jenis kopi ke Indonesia. Penanaman kopi jenis arabika pertama kali terdapat di daerah Mandailing Natal Kabupaten Pekantan Sumatera Utara. Sambutan hangat dari konsumen menjadikan perkembangan pertanaman di kawasan Tapanuli Utara yakni di wilayah Lintong Nihuta, serta wilayah yang ada di sekitar Danau Toba serta dataran Tinggi Gayo yang ada di Aceh Tengah.

Kopi Mandheling merupakan gabungan antara kopi arabika Lintong dengan kopi arabica Gayo. Kopi ini ditanam pada ketinggian di atas 1200 kaki dari permukaan laut. Ada beberapa daerah penghasil bubuk kopi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini, yaitu meliputi :

  • Desa Simpang Banyak Kecamatan Ulu Pungkut dengan merek dagang Langgam Tama,
  • Desa Ulu Pungkut Kecamatan Kotanopan dengan merek “Torsijanggut” dan “Kopi Sakti”,
  • dari daerah Panyabungan menggunakan merek “Lopo Mandailing”.

Kopi hasil daerah Mandailing telah masuk dalam produk unggulan Kabupaten yang tercantum dalam keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor 050.13/490/K/2014.

Kopi Mandheling ini sangat diminati di Korea Selatan. Hubungan bilateral yang dilakukan oleh kedua negara sebagai awal pemasaran kopi Indonesia, khususnya Sumatra Utara terhadap pasar kopi di Korea Selatan. Pembelian dari Korea Selatan merupakan pembelian yang pertama dilaksanhkan pada tahun 2016 dan menghasilkan perjanjian kerja sama (MoU) selama tiga tahun ke depan.

Sekian informasi mengenai keistimewaan Kopi Mandheling yang telah menjelajah dunia, kami harap postingan ini bermanfaat untuk Anda. Kami berharap postingan wisata Sumatra Utara ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya