Noken merupakan penamaan yang biasa digunakan untuk menyebut sejenis kantung atau tas yang biasa dipakai masyarakat Papua untuk membawa sayuran atau ayunan bayi. Namun, bukan hanya digunakan sebagai penamaan tas anyaman saja. Tapi juga dalam sistem pemilihan pimpinan daerah setempat, yaitu pemilihan sistem noken untuk pilkada di beberapa kawasan di Papua.

Pemilihan Sistem Noken

Pemilihan Sistem Noken ala Papua

Sistem noken dalam kaitannya pemilihan kepala daerah merupakan suara pemilih yang diletakkan dalam kantung-kantung berisi nama calon. Di dalam petunjuk teknis (Juknis) KPU Papua Nomor 1 tahun 2013, noken digunakan sebagai pengganti kotak suara, di sisi lain noken juga dikenal sebagai sistem pemberian suara dalam pemilu di bumi cendrawasih.

Sistem noken khas Papua yang telah ada sejak 1970-an ini, merupakan simbol musyawarah tertinggi. Yaitu untuk penentuan pendapat di Papua tanpa rahasia dan lebih mementingkan musyawarah di dalam suku. Cara pemilihan sistem noken ini sebenarnya bukan menjadi budaya asal setempat, tapi kebiasaan ini membudaya disebabkan oleh keterlambatan distribusi kotak suara.

Pola sosialisasi yang diterapkan tentu akan berbeda dengan kampanye pada umumnya. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan melakukan upacara Bakar Batu. Yaitu upacara di mana ada babi yang dimasak di atas bara batu. Cara ini dinilai efektif dalam merangkul masyarakat untuk datang sehingga memudahkan calon pemimpin memperkenalkan diri. Dalam upacara ini pula, para calon tersebut bernegosiasi dengan para kepala suku untuk menentukan pilihan. Faktor pengadaan ini, dapat menjadi penentu akan berkesempatan dipilih.

Enam dari 11 kabuputen dan kota di Papua dalam pilkada menggunakan pemilihan sistem noken. Namun, dari data ini ada kabupaten yang tidak seluruh tempat pemungutan suara (TPS)-nya menggunakan sistem noken. Sehingga tetap memakai sistem langsung, yaitu pemilih secara langsung dengan mendatangi dan menyalurkan suaranya ke TPS. Di Kabupaten Puncak Jaya tercatat 8 TPS yang ada di Distrik Mulia tak menggunakan sistem noken dalam pilkada.

Jenis Sistem Noken dalam Pilkada

Ada 2 sistem noken yang biasa dipakai oleh masyarakat di pegunungan Papua, yaitu :

  1. Pola big men. Yakni suara diserahkan dan diwakilkan oleh para warga kepada ketua adat.
  2. Pola noken gantung. Di mana masyarakat lain bsa melihat suara yang sudah disepakati masuk ke kantung partai yang sebelumnya sudah ditetapkan.

Cara pemungutan suara dengan pemilihan sistem noken sudah lama diakui Mahkamah Konstitusi (MK) sebagaimana dituangkan dalam putusan MK No. 47-81/PHPU-A-VII/2009. Dalam pertimbangannya MK menyatakan :

Menimbang bahwa MK bisa memahami dan juga menghargai nilai budaya yang ada serta hidup di kalangan masyarakat Papua. Di mana masyarakat Papua khas dalam menyelenggarakan pemilihan umum dengan cara atau sistem kesepakatan warga atau disebut aklamasi.

MK menerima cara pemilihan secara kolektif atau atas kesepakatan warga (aklamasi) yang sudah diterima oleh masyarakat Kabupaten Yahukimo tersebut. Karena bila dipaksakan untuk dilakukan pemilihan secara umum maka dikhawatirkan akan timbul konfik di antara kelompok-kelompok masyarakat setempat.

Dalam Undang-Undang (UU) No. 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden disebutkan pemilihan menggunakan asas LUBeRJurDil yaitu :

  • langsung,
  • umum,
  • bebas,
  • rahasia,
  • jujur, dan
  • adil.

Ketentuan yang sama pun disebutkan di dalam UU No. 8 Tahun 2012 mengenai Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, & DPRD (Pemilu Legislatif), yaitu :

  • Dengan asas rahasia seharusnya tak boleh ada orang / pemilih lain yang tahu calon yang dipilih oleh seseorang.
  • Dengan asas bebas, seharusnya pemilih tak dipaksa atau diintervensi oleh siapa pun untuk memilih kandidat yang diinginkan.

Dengan demikian, ada sebuah problematika sistem noken bila dilihat dari asas-asas pemilu di atas. Namun secara yuridis, MK telah menyatakan bahwa sistem noken ini diakui. Sehingga sistem pemilihan ini masih berjalan di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat sampai saat ini.

Sekian informasi seputar Pemilihan Sistem Noken ala Papua yang berkearifan lokal, kami harap post kali ini bermanfaat buat teman-teman semua. Mohon post wisata kearifan lokal Papua ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat dari info ini.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya